Pages

Friday, September 16, 2011

Perjalananku...


Bismillahhirrahmanirrahim...




Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani


Perjalanan mencari tuhan bukan perjalanan yang senang,malah memerlukan kesungguhan sang perindu tuhan.Banyak kisah sahabat juga kisah para nabi yang menjelmakan kesungguhan mereka,lirih jiwa mereka yang sangat memerlukan tuhan.



Allahu Akbar..hati dan jiwaku sudah sering meronta-ronta ya Allah.Aku meminta kasih juga meminta cintaMu,sehingga aku ingin di bawa pergi dari dunia yang sudah seringkali menewaskan perjalananku.
Allah,hari ini aku mentadabbur kisah nabi Ibrahim.Sungguh aku jua pernah bicara seperti bicaranya Ibrahim.



260. dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim (merayu dengan) berkata: "Wahai Tuhanku! Perlihatkanlah kepadaku Bagaimana Engkau menghidupkan makhluk-makhluk Yang mati?" Allah berfirman: "Adakah Engkau belum percaya (kepada kekuasaanku)?" Nabi Ibrahim menjawab: "Bahkan (aku percaya dan yakin), akan tetapi (aku memohon Yang demikian ialah) supaya tenteram hatiku (yang amat ingin menyaksikannya)". Allah berfirman: "(Jika demikian), ambillah empat ekor burung, kemudian kumpulkanlah olehmu (dan cincanglah semuanya). setelah itu letakkanlah di atas tiap-tiap sebuah bukit sebahagian daripadanya. kemudian serulah burung-burung itu nescaya semuanya akan datang kepadamu Dengan segera". dan ketahuilah Sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
Al Baqarah.



Allah,akhirnya aku menemukan jawapan.Rupanya keajaiban perlukan tenaga dan usaha.Aku merasa cukup dengan berdoa seperti Ibrahim untuk bertemu keajaiban iman rupanya hal itu tidak cukup apabila ku renung kembali,dalam doa itu Kau berkehendak usaha dari Ibrahim.Bukan hal yang mudah untuk menangkap 4 ekor burung,kemudian perlu dicincang dan diletakkan pada bukit-bukit berlainan.Allah..tidak tergambar olehku betapa lenguh kaki Ibrahim berlari mendapatkan sang burung,mendaki bukit berlainan,betapa banyak air peluh yang keluar semata-mata ingin melihat keajaiban yang Kau janjikan.



Suatu malam yang sunyi,hanya airmata dan lirih tangisan pendosa yang kedengaran,aku berbisik pada tuhan...tunjukkan aku ya Allah,satu keajaiban agar iman ku terus tegar agar imanku terus subur.Hati dan jiwa manusiawi ku terlalu gopoh dan gelojoh...silap kah aku meminta ya Allah.bukankah nabi Mu jua pernah meminta perkara yang sama..aku jua mahu cinta,kecintaan pada Mu yang terpatri pada landasan kukuh.Mengalir air mata pendosa ketika itu,sungguh dhoifnya imanku.



Allah,dalam perjalanan mencari Mu,hari ini aku belajar bahawa keajaiban iman yang ku cari itu perlu pada usaha..ya..usaha dalam mencari keajaiban.Keajaiban dan kenikmatan iman hanya akan dapat dirasai dengan usaha yang menyerahkan seluruh hidupnya hanya untuk Allah.Kuatkan aku dalam mencari cintaMu yang ku damba.
                                                         

 ~Gelojak jiwa hamba berdosa~
                                         
                                                         

*Artikel by Hamba Allah